Blog design and digital scrapbooking elements created by Adori Graphics »

Kamis, 21 Juni 2012

Evaluasi Kinerja M.K. Paedagogi

Selama 6 bulan ini, mata kuliah Paedagogi cukup memberikan pengalaman baru pada saya, terutama saat melakukan micro-teaching dan mengajar anak-anak TK secara langsung. Pengalaman micro-teaching ini mengubah mind-set saya yang menyepelekan tugas seorang guru TK. Karena saya sadari bahwa menjadi seorang guru TK tidak hanya membutuhkan ilmu pengetahuan, namun juga kesabaran, ketelatenan, dan keahlian khusus dalam menghadapi anak-anak dengan berbagai karakter.

Proses pembelajaran yang diterapkan oleh Bu Dina sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mata kuliah Psikologi Pendidikan. Metode pembelajaran yang digunakan cukup menarik, seperti e-learning dan blog. Seperti yang pernah dikatakan Bu Dina, mata kuliah ini tidak sulit namun membutuhkan effort yang besar. Effort yang dimaksud seperti rajin memposting materi dan membaca buku pegangan Paedagogi yang cukup tipis tersebut. Karena teori yang dipelajari di mata kuliah ini tidak banyak, bahkan lebih bersifat aplikatif.

Namun terkadang saya merasa banyak waktu kuliah yang kurang dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa kali kelas ditiadakan dan hanya melakukan kuliah online. Menurut saya, kuliah online kurang efektif. Karena mahasiswa menjadi tidak berfokus pada kuliah. Apalagi untuk mengajar model siswa seperti saya (cukup pasif), kuliah dengan tatap muka akan lebih efektif.

Metode diskusi dengan diselingi games juga cukup menarik untuk saya. Saat itu, Bu Dina pernah meminta kami mengambil sebuah kertas yang berisi nomor. Kemudian Bu Dina memilih secara acak nomor yang diminta untuk maju ke depan kelas dan harus menjelaskan suatu materi yang juga dipilih secara acak. Melalui diskusi materi seperti ini, materi justru akan lebih mudah dipahami. Tidak harus melulu berfokus pada buku pegangan. Materi dapat digali lebih dalam melalui opini dan pemikiran mahasiswa.

Metode UTS dan UAS secara online juga baru pertama kali saya rasakan selama kuliah. Hal ini memiliki sisi baik dan buruk. Sisi baiknya adalah saya dapat mengembangkan jawaban dari setiap soal berdasarkan pemahaman saya. Selain itu, UTS dan UAS secara online bersifat lebih praktis. Namun sisi buruknya adalah kinerja saya jadi lebih lambat. Karena terkadang saya harus menunggu Bu Dina memposting soal, baru dapat menjawab. Namun sampai saat ini saya belum pernah menunggu soal terlalu lama. Tapi saya melihat teman-teman lain terkadang “tidak sabar” menunggu soal. Sisi buruk yang lain adalah adanya kemungkinan untuk “melihat” jawaban dari orang lain. Sehingga kesempatan “mencontek” terbuka lebar.

Secara keseluruhan, mata kuliah Paedagogi semester ini sangat berkesan bagi saya. Dengan berbagai pengalaman baru yang saya dapat, saya yang awalnya mengambil mata kuliah ini hanya untuk memenuhi SKS, merasa tidak menyesal mengambil mata kuliah ini sebagai bekal menuju semester berikutnya ^^
 
Free blog design by Adori Graphics using the Bundle of Joy digiscrapping kit by Adorible Digital Designs